Dampak Hepatitis Saat Hamil Bagi Ibu dan Bayi

Memiliki hepatitis saat hamil, apakah berbahaya? Perlu Anda tahu, ada beberapa dampak hepatitis saat hamil bagi ibu dan bayi yang ada dalam kandungan.

Hal ini juga yang mengharuskan ibu hamil dengan hepatitis mendapatkan penanganan khusus.

Dampak Hepatitis Saat Hamil Bagi Ibu dan Bayi

Hepatitis sendiri salah satu gangguan hati yang disebabkan oleh virus. Yang paling berbahaya adalah hepatitis B dan hepatitis C.

Penyakit hepatitis B pada ibu hamil bisa menular kepada bayi, lho. Yakni, melalui ASI dan juga sesaat setelah dilahirkan (karena terkena darah ibu yang terkontaminasi virus hepatitis).

Kendati demikian, Anda masih bisa memberikan ASI ekslusif untuk bayi Anda dengan memperhatikan beberapa hal berikut:

  1. Memberikan vaksin hepatitis segera setelah bayi lahir
  2. Melakukan konsultasi dengan dokter yang menangani Anda guna meminimalisir penularan hepatitis dari ibu ke bayi melalui ASI

Selama kehamilan, ibu harus mendapatkan asupan gizi yang seimbang serta pengobatan yang tepat untuk mengatasi hepatitis B yang diderita.

Ada beberapa dampak negatif yang bisa mempengaruhi kesehatan ibu dan janin ketika Anda hamil dengan hepatitis, terutama hepatitis A, hepatiti B, dan hepatitis C.

Penasaran? Berikut ulasannya.

Dampak Hepatitis Saat Hamil Bagi Ibu dan Bayi

Ada beberapa risiko yang bisa dialami oleh ibu hamil dengan hepatitis B. Beberapa dampak hepatitis saat hamil bagi ibu dan bayi ini diantaranya meliputi:

  • Mengalami batu empedu
  • Diabetes gestasional
  • Ketuban pecah dini
  • Plasenta abrupsio
  • Mengalami perdarahan berat pada akhir kehamilan
  • Bayi lahir dengan berat badan yang rendah (BBLR)
  • Bayi bisa mengalami kelainan anatomi dan fungsi tubuh bayi
  • Melahirkan prematur
  • Kematian bayi saat lahir

Cukup serius, kan, dampaknya untuk kesehatan ibu dan juga bayi yang dikandung? Maka dari itu, ketika Anda terindikasi terkena penyakit hepatitis, khususnya hepatitis A, B, atau C, segera lakukan penanganan untuk mencegah kondisi yang tidak di-inginkan.

Tips Untuk Ibu Hamil Dengan Hepatitis

Anda ibu hamil dengan hepatitis B perlu memperhatikan banyak hal. Mulai dari tindakan pengobatan yang akan dilakukan, sampai dengan hal-hal berikut:

  1. Menjaga kebersihan sumber air untuk menghindari terkontaminasi oleh virus hepatitis
  2. Membersihkan makanan yang akan Anda konsumsi atau masak, terlebih kerang dan tiram, pun dengan sayuran dan buah-buahan yang biasanya masih mengandung pestisida
  3. Tidak berbagi pakai barang pribadi dengan orang lain, seperti sikat gigi, gunting kuku, pisau cukur, atau jarum suntik
  4. Melakukan pemeriksaan rutin selama kehamilan dan setelah melahirkan
  5. Tidak sembarangan menyentuk darah tanpa pelindung, misalnya sarung tangan
  6. Istirahat dengan cukup, bijak mengelola stre, dan tetap berolahraga (tentunya yang aman untuk kehamilan Anda).

Kemudian, seperti yang telah disinggung di atas, Setelah proses melahirkan selesai. disarankan agar bayi segera mendapat vaksin dan antibodi untuk mencegah penularan virus.

Pencegahan ini diketahui memiliki efektivitas hingga 95% untuk mencegah penularan virus hepatitis dari ibu ke bayi pasca melahirkan.

Cara Mengobati Hepatitis Pada Ibu Hamil

Terima kasih sudah menyimak informasi di atas. Semoga, dengan Anda tahu apa saja dampak hepatitis saat hamil bagi ibu dan bayi ini, Anda dan bayi Anda bisa terhindar dari kondisi yang tidak diinginkan.

SEMOGA LEKAS SEMBUH

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*